Artikel
Kawasan Industri Kendal (KIK) Jawa Tengah menjadi salah satu kawasan industri yang tumbuh pesat serta menjadi salah satu tujuan investasi global di Indonesia setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2016.
Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan kompeten cukup besar untuk mengelola kawasan ini. Di KIK terdapat empat industri besar yaitu PT. Kawasan Industri Kendal, PT. Borine Technology Indonesia, PT. BSN Technologies Indonesia dan PT. Eclat Textile Indonesia dengan total keseluruhan terdapat 30 industri. 30 industri ini nantinya akan sangat bermanfaat karena menyerap tenaga kerja yang dibutuhkan dari penduduk sekitar yang tidak lepas dari keterlibatan Pemerintah Kabupaten Kendal yang bekerjasama dengan KIK. Kerja sama dengan KIK tidak lepas dari potensi KIK yang terus berkembang sebagai Kawasan Industri di masa depan. Sebagai salah satu basis investasi global di Indonesia saat ini setidaknya sudah ada sembilan investor yang berinvestasi di KIK. Para investor ini berasal dari Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, China, Taiwan, Hongkong dan negara lainnya. Adapun bidang industri yang menempati KIK diantaranya dari sektor industri fashion, Furniture, Elektronik, Makanan dan Minuman, serta kemasan dengan total 75 industri.
KIK resmi ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus dan memiliki area pengembangan seluas 2200 hektar. Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk terus menciptakan iklim yang baik bagi pertumbuhan ekonomi maupun investasi lewat kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai pihak.
Kawasan Industri Kendal sampai dengan periode Januari 2023 telah menyerap 25.000 tenaga kerja. Melihat besarnya potensi yang ada dan didukung dengan infrastruktur yang memadai serta insentif fiskal dan non fiskal Kendal berpotensi menjadi episentrum ekonomi baru di Jawa Tengah yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi ekonomi daerah dan nasional. KIK juga didukung oleh Politeknik Industri Manufaktur dibawah naungan Kementrian Perindustrian serta memiliki link and match dengan 60 SMK dan perguruan tinggi di sekitar untuk menjamin ketersediaan dan kualitas SDM.
Dari Pemerintah Daerah yaitu Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal juga menjembatani kebutuhan tenaga kerja untuk KIK dengan memberikan pelatihan di BLK sesuai yang dibutuhkan, peserta pelatihan di BLK memegang sertifikat pelatihan sehingga pihak industri menerima tenaga kerja yang sudah mempunyai basic skill yang dibutuhkan.
Industri di KIK menerima tenaga kerja dengan sebagian besar tidak melihat minimal ijazah yang harus dimiliki, dari SD, SMP, SMA/ SMK, D3 dan S1 sesuai jabatan yang dibutuhkan dalam industri, industri KIK bisa menerima tenaga kerja dengan ijazah terendah yang terpenting mereka mempunyai keterampilan dasar (basic skill) dan untuk pertama kali mulai bekerja karyawan mendapatkan magang pengenalan lebih dekat dengan bagian pekerjaan. Sebagian besar Industri di KIK memberikan gaji lebih besar daripada UMK Kabupaten Kendal tahun 2024 yaitu sebesar Rp. 2.631.573,- yang merupakan urutan ketiga di Jateng.
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal sudah bekerjasama dengan industri di KIK terutama tentang penerimaan karyawan yaitu share di media online instagram dan facebook. Beberapa industri dalam penyaringan penerimaan karyawan dilakukan di kompleks dinas yang lokasi mudah dijangkau dari arah manapun.
Kawasan Industri Kendal juga telah menciptakan multiplier ekonomi yang sangat bermanfaat bagi wilayah. Keberadaan Kawasan Industri Kendal juga mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat dan daerah setempat, hal ini tercermin dari semakin banyaknya pusat ekonomi baru mulai dari SPBU, rumah makan, area properti hingga bisnis pariwisata di sekitarnya.
KIK juga sangat patuh mengikuti ketentuan dan peraturan perundangan baik menyangkut standar teknis kawasan industri, regulasi kawasan ekonomi khusus, lingkungan hidup, serta sinergi antara pengelola kawasan dengan perusahaan industri bersama pemerintah pusat, provinsi dan daerah maupun hubungan sosial masyarakat.
KIK yang berada di lingkungan Kabupaten Kendal memberi efek bagus untuk masyarakat sekitar dan daerah lain karena KIK adalah kawasan industri yang membutuhkan banyak tenaga kerja yang terus bertambah sesuai dengan bertambahnya perusahaan industri di berbagai bidang.

