Artikel
Eka Yudha Sudrajat, S.AB, M.M
Pengantar Kerja Ahli Muda - Disnaker Kota Malang
Kota Malang mendapatkan julukan sebagai kota pelajar. Julukan tersebut memberikan dorongan bagi masyarakat Kota Malang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini dibuktikan oleh semakin tingginya pendidikan yang diraih oleh para pemuda di Kota Malang. Akan tetapi, semakin tingginya pendidikan ternyata tidak selalu dibarengi dengan kemudahan untuk mendapatkan pekerjaan. Kota Malang tetap menjadi kota dengan tingkat pengangguran yang cukup tinggi. Kondisi ini perlu ditangani secara serius oleh semua instansi terkait, baik swasta ataupun pemerintah.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kota Malang melalui Dinas Tenaga Kerja adalah dengan menyelenggarakan pameran bursa keria. Pameran tersebut mempertemukan antara para pencari keria dengan pemberi yang membutulkan tenaga kerja secara langsung. Pameran bursa tenaga kerja tersebut menjadi media untuk saling menjajaki kesesuaian antara calon tenaga kerja dengan perusahaan. Calon tenaga kerja dapat mencari alternatif yang paling sesuai dengan keterampilan dan keahlian yang dimiliki, dan demikian juga perusahaan dapat memilih pegawai sesuai dengan posisi yang akan ditempati calon tenaga kerja di perusahaan mereka.
Karena itu, peneliti melakukan riset antara periode Oktober 2019 sampai dengan Desember 2019 untuk mengetahui pengaruh pameran bursa kerja terhadap kesempatan kerja dan dampaknya terhadap pengangguran di Kota Malang. Dengan menggunakan metode penelitian explanatory, ada 96 responden yang mengisi kuesioner. Para responden tersebut merupakan pengunjung pameran bursa keria di Kota Malang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Analisis path dilakukan dengan menggunakan analisis regresi dilanjutkan dengan perhitungan sobel test untuk uji mediasi. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 96 peserta pameran bursa kerja di Kota Malang. Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (63,54%), berumur antara 21-30 (59,38%) dan mavoritas mencapai jenjang pendidikan Sarjana (46,88%) dan SMA (36,46%).
Pameran bursa kerja mempunyai pengaruh secara langsung dan signifikan tethadap kesempatan kerja dari peserta pameran bursa kerja di Malang. Pameran bursa keria bagi peserta akan membawa dampak pada peningkatan kesempatan kerja. I lasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Buchsa et, al. (2017) yang menemukan bahwa pameran bursa kerja dapat meningkatkan kesempatan kerja apabila didasarkan pada sikap saling percaya.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan beberapa hasil sebagai berikut. Pertama, pameran bursa keria berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kesempatan kerja dari peserta pameran bursa keria di Malang. Pameran bursa keria bagi peserta akan membawa dampak pada peningkatan kesempatan keria. Kedua, pameran bursa kerja berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap penurunan penganggurandari peserta pameran bursa kerja di Malang. Pameran bursa kerja tersebut membuat peserta pameran bursa kerja di Malang lebih baik dalam mencari
pekerjaan.
Ketiga, kesempatan kerja mempunyai pengarüh secara langsung dan signifikan terhadap penurunan pengangguran dari peserta pameran bursa kerja di Malang. Kesempatan Kerja tinggi tentu akan membuat peserta pameran bursa kerja di Malang mampu memberikan kontribusi terbaik dalam meningkatkan kesempatan kerja. Keempat, pengujian pengaruh tidak langsung pameran bursa keria techadap penurunan pengangguran dari peserta pameran bursa kerja di Malang melalui kesempatan keria sebagai variabel. mediasi menunjukkan hasil yang signifikan. Hasil pengaruh tidak langsung ini menuniukkan nilai yang lebih besar dibandingkan dengan pengaruh langsung yang juga signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa melalui variabel kualitas pelatihan, maka pengaruh tidak langsung dari pameran bursa kerja terhadap penurunan pengangguran semakin tinggi.
Penelitian ini merupakan sebuah upaya pembuktian secara empiris tentang teori yang. menyatakan bahwa pameran bursa kerja dapat meningkatkan kesempatan kerja dan berdampak terhadap penurunan pengangguran. Dalam studi kasus di Kota Malang, ternyata penyelenggaraan bursa kerja terbukti bisa meningkatkan kesempatan kerja dan penurunan angka pengangguran. Dari hasil kesimpulan tersebut, maka dapat dikemukakan saran-saran berikut.
1. Pelaksana pameran kesempatan terjadi Kota Malang diharapkan mampu meningkatkan kesempatan keria dan menurunkan pengangguran. Oleh karena itu, pameran bursa
kerja scharusnya dilaksanakan didasarkan pada kebutuhan sehingga mampu meningkatkan kesempatan kerja dan pada gilirannya menurunkan pengangguran.
2. Perlu adanya penelitian lanjutan berkenaan dengan generalisasi teori dengan menambah tiga hal. Pertama, penambahan jumlah sampel dengan memasukkan lingkup regional ataupun nasional. Kedua, penelitian ini hanya menggunakan variabel pameran bursa kerja sebagai variabel independen. Diluar pameran bursa keria banvak variabel-variabel lain yang memengaruhi kesempatan kerja dan penurunan pengangguran seperti pengalaman kerja pendidikan dan ataupun kompetensi. Oleh karena itu, variabel-variabel tersebut dapat ditambahkan ke dalam penelitian mendatang (*)

