KOLABORASI BLK SERUYAN DAN PELAKU INDUSTRI SIAPKAN TENAGA KERJA UNGGUL

KOLABORASI BLK SERUYAN DAN PELAKU INDUSTRI SIAPKAN TENAGA KERJA UNGGUL

Masalah utama ketenagakerjaan yang harus dihadapi adalah mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar dapat bersaing di era pasar kerja global. Pandemi telah menyebabkan terjadinya perubahan dan membutuhkan tenaga kompeten yang memahami perkembangan digital. Tantangan peningkatan daya saing SDM semakin besar khususnya di bidang ketenagakerjaan. Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan tidak hanya datang dari dalam negeri tetapi juga dari luar negeri. Oleh karena itu, tenaga kerja kita harus siap bersaing di Era Revolusi Industri 4.0. Sehingga, untuk akselerasi penyiapan SDM unggul yang berdaya saing menuju Indonesia maju, diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Saat ini urgensi untuk mengatasi kesenjangan keterampilan secara global semakin tinggi. Penuaan populasi, globalisasi, krisis iklim, maupun digitalisasi akan menimbulkan kesenjangan keterampilan. Kementerian Ketenagakerjaan terus berupaya mengurangi kesenjangan keterampilan (skill gap) antara pemberi kerja yang mewakili kebutuhan industri dan para pencari kerja.

Pelatihan kerja yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) harus senantiasa menyesuaikan kebutuhan industri, agar menghasilkan tenaga kerja yang diinginkan dan dapat diterima secara langsung oleh industri. Dalam pelaksanaan pelatihan kerja dibutuhkan Lembaga Pelatihan Kerja yang kredibel dan dapat menjamin mutu lulusan pelatihan. Untuk menjamin mutu lulusan pelatihan, maka lembaga pelatihan harus memiliki sarana dan prasarana pelatihan yang memadai, program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri, instruktur dan tenaga pengelola pelatihan yang kompeten serta jejaring dengan dunia industri.

BLK Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah yang didirikan  pada 2018, masih menghadapi tantangan dan kendala. Adapun kendala dan tantangan pelaksanaan program tersebut di antaranya: kurangnya peralatan; terbatasnya ruangan serta kurangnya instruktur yang terlatih atau yang keterampilannya telah ditingkatkan, di samping itu BLK Kabupaten Seruyan masih menggunakan program pelatihan standar dari Kemenakertrans, sehingga belum memperhatikan kebutuhan industri yang ada di Kabupaten Seruyan.

Pemerintah Kabupaten Seruyan Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah melakukan upaya untuk mengurangi kesenjangan antara BLK dan Industri, sehingga terjalinnya link and match di dalam pelatihannya melalui pembentukan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Kerja dengan Industri di Daerah (FKLPI Daerah). FKLPI Daerah Kabupaten Seruyan dibentuk berdasarkan hasil rapat dan Keputusan Bupati Seruyan Nomor 100.3.3.2/118/2024 tentang Pembentukan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Kerja Dengan Industri Daerah Kabupaten Seruyan Periode Tahun 2024-2027. Dalam agenda rapat tersebut memutuskan susunan pengurus sebagai berikut: Pj. Bupati Seruyan Drs. Djainuddin, M.A.P sebagai pembina. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Seruyan Arniansyah, S.Pd., MM sebagai pengarah. Adie Kurniawan dari PT. Wilmar Group terpilih sebagai ketua. Joko Kuswanto dari PT. Salonok Ladang Mas menduduki jabatan sebagai wakil ketua. Abdus Salam, S.IP dari Balai Latihan Kerja Seruyan sebagai sekretaris. Khairunnisa Maharani dari PT. Surya Inti Palmoil sebagai bendahara. Untuk anggotanya berasal dari perusahaan-perusahaan yang ada di Daerah Kabupaten Seruyan terutama Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit.

Forum ini berfungsi sebagai jembatan atau wadah komunikasi antara Lembaga Pelatihan Kerja, khususnya BLK dengan industri dengan mempertimbangkan potensi ekonomi daerah, perkembangan dunia usaha dan teknologi, serta kebijakan-kebijakan pembangunan di daerah. Kerja sama dengan perusahaan yang telah dilaksanakan dengan BLK Kabupaten Seruyan antara lain kerja sama penyediaan instruktur dan kegiatan pemagangan ke perusahaan. Pada masa yang akan datang, diharapkan FKLPI Daerah menjadi wadah komunikasi terkait sinkronisasi program pelatihan dengan kebutuhan industri serta tersedianya informasi lowongan kerja dari industri khususnya para pencari kerja lulusan BLK.


Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia © 2018 • Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.